Minggu, 20 September 2015
Cloud Computing
CLOUD COMPUTING
Nama : Muhammaad Sutrisna
Kelas : XII4
CLOUD COMPUTING
A) Pengertian Cloud Computing
Sebuah istilah dalam ilmu computer yang berarti komputasi awan yang berbasis internet atau biasa dalam dunia IT dengan sebutan “The Cloud”, istilah lain dalam teknlogi cloud computing yaitu sebuah jaringan komputer yang saling berhubungan dengan komputer lain yang dapat dijalankan secara bersamaan. Cloud Computing sebenarnya penerapannya terpaku pada satu server atau banyak yang telah disediakan yang layanannya berupa penyimpanan data deserver. Cloud Computing yang datanya disimpan dalam server bersifat permanen artinya semua pengguna dapat mengakses secara bersamaan melalui akses internet. Dimana setiap orang akan melakukan penyimpanan datanya melalui cloud computing karena dengan menggunakan cloud computing data maka semua datanya akan aman karena terproteksi.
B) Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing
Kelebihan :
1. Menghemat biaya dan infrastruktur pembelian sumber daya komputer.
2. Bisa mengakses file dimana saja kapan saja.
3. Bisa menghemat waktu pada perusahaan sehingga bisa langsung fokus pada perkembangan infrastruktur.
4. Dapat dengan mudah dimonitoring dengan satu server.
5. Operasional dan manajemen lebih mudah dan sederhana.
Kekurangan :
1. Komputer akan menjadi lemot atau lambat tidak bisa dipakai sama sekali bila koneksi internet putus.
2. Kinerja komputer akan menjadi lambat jika koneksi internetnya juga lambat.
3. Bila diakses oleh banyak pengguna komputer akan menjadi sangat lambat sehingga server akan banyak sekali menerima permintaan.
C) Manfaat Cloud Computing dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari
1. Semua Data Tersimpan di Server Terpusat
Keunggulan dari teknologi ini adalah memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat disatu server berdasarkan layanan yang di sediakan.
2. Keamanan Data
Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing, seperti jaminan platform teknologi jaminan iso, data pribadi, dll.
3. Fleksibilitas dan Skalabilitas yang tinggi
Menawarkan fleksibilitas kemudahan akses data kapan dan dimanapun kita berada. Selain itu pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapsitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan seperti harddisk.
D) Layanan Cloud Computing
1. Infrastructure as a Service (IaaS)
Infrastructure as a Service adalah layanan komputasi awan yang menyediakan infrastruktur IT berupa CPU, RAM, storage, bandwith dan konfigurasi lain. Komponen-komponen tersebut digunakan untuk membangun komputer virtual. Komputer virtual dapat diinstal sistem operasi dan aplikasi sesuai kebutuhan. Keuntungan layanan IaaS ini adalah tidak perlu membeli komputer fisik sehingga lebih menghemat biaya. Konfigurasi komputer virtual juga bisa diubah sesuai kebutuhan. Misalkan saat storage hampir penuh, storage bisa ditambah dengan segera. Perusahaan yang menyediakan IaaS adalah Amazon EC2, TelkomCloud dan BizNetCloud.
2. Platform as a Service (PaaS)
Platform as a Service adalah layanan yang menyediakan computing platform biasanya sudah terdapat system operasi data base, web server dan framework aplikasi agar dapat menjalankan aplikasi yang telah dibuat. Perusahaan yang menyediakan layanan tersebutlah yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan computing platform ini. Keuntungan layanan ini bagi pengembang adlah mereka bisa fokus pada aplikasi yang mereka buat tanpa memikirkan pemeliharaan dari computing platform.
3. Software as a Service (SaaS)
Software as a Servie adalah layanan computasi awan dimana kita bisa langsung menggunakan aplikasi yang telah disediakan penyedia layanan mengelola infrastruktur dan platform yang menjalankan aplikasi tersebut. Contoh layanan aplikasi email yaitu gmail, yahoo dan outlook sedangkan aplikasi media social yaitu facebool, twitter dan google+. Jadi pengguna mendapat keuntungan dari layanan ini tidak lagi perlu membayar lisensi untuk mengakses aplikasi tersebut.
E) Karakteristik Cloud Computing
1. On-Demand Self-Services
Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus dapat dimanfaatkan oleh para pengguna melalui beberapa mekanisme swalayan dan dapat langsung tersedia pada saat dibutuhkan oleh para pengguna.
2. Broad Network Access
Merupakan sebuah layanan cloud computing harus bisa diakses dari kapan saja, dimana saja, dengan software apa pun, yang terpenting kita terhubung ke jaringan internet. misal : Handphone, tablet.
3. Resource Pooling
Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus dapat menaikan dan menurunkan kapasitas sesuai dengan kebutuhan server dan pengguna.
4. Rapid Elasticity
Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus dapat menaikan dan menurunkan kapasitas sesuai dengan kebutuhan server dan pengguna.
5. Measured Service
Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus disediakan secara terukur dan teratur, karena ini akan dilakukan dalam proses pembayaran
F) Resiko Cloud Computing
1. Service Level
Cloud Provider mungkin tidak akan konsisten dengan peforma dari aplikasi atau transaksi. Hala ini mengharuskan anda untuk memahami service level yang anda dapatkan mengenai transaksi respon waktu, data proteksi dan kecepatan data recovery.
2. Privacy
Perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau dibaca oleh pemerintah U.S dapat terjadi tanpa sepengetahuan anda atau approve dari anda.
3. Compliance
Anda harus memperhatikan regulasi dari bisnis yang anda miliki, dalam hal ini secara teoritis cloud service provider diharapkan dapat menyamarkan level compliance untuk penyimpanan data di dalam cloud.
G) Tipe-tipe penerapan (deployment) dari layanan Cloud Computing, yang terbagi menjadi empat jenis penerapan, yaitu:
1. Private cloud
Di mana sebuah infrastruktur layanan cloud, dioperasikan hanya untuk sebuah organisasi tertentu. Infrastruktur cloud itu bisa saja dikelola oleh si organisasi itu atau oleh pihak ketiga. Lokasinya pun bisa on-site ataupun off-site. Bisaanya organisasi dengan skala besar saja yang mampu memiliki/mengelola private cloud ini.
2. Community cloud
Dalam model ini, sebuah infrastruktur cloud digunakan bersama-sama oleh beberapa organisasi yang memiliki kesamaan kepentingan, misalnya dari sisi misinya, atau tingkat keamanan yang dibutuhkan, dan lainnya. Jadi, community cloud ini merupakan “pengembangan terbatas” dari private cloud. Dan sama juga dengan private cloud, infrastruktur cloud yang ada bisa di-manage oleh salah satu dari organisasi itu, ataupun juga oleh pihak ketiga.
3. Public cloud
Sesederhana namanya, jenis cloud ini diperuntukkan untuk umum oleh penyedia layanannya. Layanan-layanan yang sudah saya sebutkan sebelumnya dapat dijadikan contoh dari public cloud ini.
4. Hybrid cloud
Untuk jenis ini, infrastruktur cloud yang tersedia merupakan komposisi dari dua atau lebih infrastruktur cloud (private, community, atau public). Di mana meskipun secara entitas mereka tetap berdiri sendiri-sendiri, tapi dihubungkan oleh suatu teknologi/mekanisme yang memungkinkan portabilitas data dan aplikasi antar cloud itu. Misalnya, mekanisme load balancing yang antarcloud, sehingga alokasi sumberdaya bisa dipertahankan pada level yang optimal.
H) Berikut ini merupakan nama perusahaan pengguna Cloud Computing:
• Google (GOOG) – Apps Engine
• Amazon.com (AMZN) – EC2
• Microsoft (MSFT) – Windows Azure
• SAVVIS (SVVS) – VPDC Symphony
• Terremark Worldwide (TMRK) – The Cloud Enterprise
• Salesforce.com (CRM) – Force.com
• NetSuite (N) – Suiteflex
• Rackspace Cloud – cloudservers, cloudsites, cloudfiles
• Metrisoft – Metrisoft Platform SaaS
• Oracle SUN link langsung
• Cordys Proses Pabrik – Platform Enterprise Cloud
I) Cara Kerja Sistem Cloud Computing
Sistem cloud bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data, sistem ini memungkinkan pengguna untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalan kan aplikasi yang di butuhkan tanpa melakukan instalasi. Infrastruktur seperti media penyimpanan data dan juga intruksi/perintah dari pengguna disimpan secara virtual melalui jaringan internet, kemudian perintah tersebut dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah diterima kemudian data di proses dan pada proses final pengguna akan disajikan dengan halaman yang telah diperbarui sesuai dengan intruksi yang diterima sebelumnya sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya. Contohnya pengguanaan email seperti yahooatau Gmail, data di beberapa server diintegerasikan secara global tanpa harus mendownload software untuk menggunakannya. Pengguana hanya perlu mengkoneksikan ke internet dan semua data dikelola langsung oleh yahoo dan Gmail.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pengertian Android
Pengertian Android Serta Kelebihan Dan Kekurangannya (Lengkap) Penulis Trish - 4 Oktober 2018 sumber: cnet.com Pengertian...
-
Haiiii.. Ketemu lagi sama anee:D kali ini kita akan bahas mengenai Cara Setting Switch pada Cisco Paket Tracer . Sebelum ke setting kalia...
-
Sejarah Dibentuknya Android Nah, buat kamu yang belum tau dan masih penasaran dengan sejarah terbentuknya Android , perusahaan pembuat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar